Minggu, 03 November 2013

Contoh Karangan Ilmiah Populer


      Karangan ilmiah adalah biasa disebut karya ilmiah, yakni laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
      Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
      Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.
Tujuan karya ilmiah, antara lain:
  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Sumber:

Mudah Di Pahami Oleh Pembaca

 
Topik yang menarik adalah pokok pembicaraan yang menarik atau inti utama dari seluruh isi tulisan yang hendak disampaikan. Topik adalah hal utama yang di tentukan ketika penulis akan membuat sebuah tulisan.selanjutnya topik akan dikembangkan menjadi cakupan yang lebih sempit ataupun lebih luas. Topik yang baik adalah topik yang mencakup seluruh isi tulisan dan mampu menjawab semua masalah yang akan ditulis. Ciri utama dari topik adalah cakupannya atas suatu permasalahan masih bersifat umum dan belum di uraikan secara mendetail.

Topik Yang Menarik Perhatian

Artinya bahwa jika topic yang ditentukan sesuai dengan yang di inginkan penulis,penulis  akan termotivasi untuk mengarang dan  mudah untuk  di pahami, ditulis dan dibaca secara terus-menerus  dengan mencari data-data yang relevan sedangkan untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya.Penulis akan termotivasi agar dapat menyelesaikan tulisan itu sebaik-baiknya. Topik yang menarik bagi penulis akan meningkatkan kegairahan dalam mengembangkan penulisannya, dan bagi pembaca akan mengundang minat untuk membacanya , Suatu topik sama sekali tidak disenangi penulis akan menimbulkan kesalahan. Bila terdapat hambatan ,penulis tidak akan berusaha dengan maximal untuk mengumpulkan data dan fakta yang akan digunakan untuk memecahkan masalah.

Cara Mengatasi Masalah Pengangguran

Pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolan smp, sma, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan.
Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnyakemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Sebab-sebab terjadinya pengangguran terutama disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:
1. Angkatan kerja yang terus meningkat jumlahnya dan pertumbuhan kesempatan kerja tidak seimbang dengan pertumbuhan angkatan kerja.
2. Angkatan kerja yang sedang mencari kerja tidak dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta oleh dunia kerja.
Dampak pengangguran terhadap Individu yang Meng-alaminya dan Masyarakat
Berikut ini merupakan dampak negatif pengangguran terhadap individu yang mengalaminya dan terhadap masyarakat pada umumnya:
Dampak Pengangguran Terhadap Individu yang Mengalaminya danMasyarakatBerikut ini merupakan dampak negatif pengangguran terhadap individu yangmengalaminya dan terhadap masyarakat pada umumnya:
Pengangguran dapat menghilangkan mata pencaharian
Sebab:
Pengangguran menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimumkan kesejahtraan yang mungkin di capai.
Saran :
Pemerintah dapat melaksanakan program sistem padat karya yang memungkinkan para pengangguran mengisi waktunya dan dapat menghasilkan uang dari hasil penjualan, sehingga dapat menutupi masalah ekonominya.
Pengangguran dapat meningkatkan angka kriminalitas
Sebab : Tidak adanya pekerjaan berarti tidak ada uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sehingga untuk itu, sebagian orang melakukan kriminalitas agar mendapatkan sesuap nasi. Dengan makin banyaknya para pengangguran, berarti semakin tinggi juga angka kriminalitas.
Saran :Menanamkan nilai – nilai positif kepada orang-orang, seperti mengajari mereka bekerja keras, dan kreatif, agar suatu hari nanti mereka tidak kesusahan dan tidak melakukan tindak kejahatan.
Pengangguran menyebabkan banyak anak-anak putus sekolah
Sebab : Orang tua yang menganggur pastinya tidak dapat mencukupi keuangan keluarga mereka, seperti listrik, belanja sehari-hari dan terutama jika memiliki anak. Anak-anak ini perlu disekolahkan, namun karna keterbatasan uang, anak-anak ini terpasa bekerja (contoh : mengamen) untuk membantu orang tua mereka.
Saran : Kepada orang tua mereka, disarankan mengikuti program padat kaya. Dan untuk anak-anak, sekiranya pemerintah mengadakan program sekolah gratis.
Pengangguran menyebabkan kemiskinan
Sebab Mereka tidak bekerja sehingga mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka, khusunya kebutuhan primer, yakni: makanan, minuman, pakaian, dan tempat tinggal.
Saran : Untuk menutupi kemiskinan, sebaiknya dilakukan perluasan kesempatan kerja dengan cara mendirikan industri-industri baru, terutama yang bersifat padat karya.
Pendidikan yang Rendah
Sebab : Banyak anak-anak putus sekola, ini mengakibatkan anak-anak tersebut memeliki tingkat pendidikan yang rendah atau mereka bahkan sama sekali tidak bersekolah. Ini dapat berakibat ke masa depan mereka.
Saran: Pemerintah dapat mengadakan program sekolah gratis, untuk orang yang sudah mampu bekerja dapat diadakan program padat kaya.

SUMBER:


ANALISIS

Saya sangat setuju dengan saran yang diberikan oleh penulis, karena pengangguran adalah salah satu masalah yang sulit diatasi di negara indonesia dan semakin meningkat jumlahnya.
          Selain lapangan pekerjaan yang terbatas , jumlah penduduk Indonesia yang cukup banyak menjadi kendala dalam mengatasi masalah pengangguran. Seharusnya kita sebagai masyarakat juga berusaha , pemerintah juga tidak ada salahnya untuk memikirkan jalan keluar bagaimana cara yang terbaik untuk dapat meminimalkan tinggkat penggangguran yang ada di Indonesia setiap tahunnya.

Apindo: Kerugian Mogok Buruh Ratusan Miliar


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, kerugian akibat mogok nasional yang dilakukan para buruh, mencapai ratusan miliar rupiah.

"Diperkirakan kerugiannya ratusan miliar karena mogok selama dua hari, tapi untuk pastinya kami masih menghitungnya," ujar Sofjan di Jakarta, Jumat (1/11/2013).
   
Dia mengatakan, kerugian besar diderita pengusaha karena para buruh melakukan mogok dan melakukan penyisiran terhadap pabrik yang masih beroperasi.
  
Aksi mogok tersebut, lanjut dia, bisa mengakibatkan menurunnya iklim investasi di Indonesia. "Banyak para investor yang mengancam akan hengkang," kata dia.
  
Pada 2012, lanjut dia, banyak investor yang pergi dari Indonesia akibat kondisi yang tidak baik dan mengakibatkan kurang lebih sebanyak 200.000 buruh terkena pemutusan hubungan kerja.

Sofjan menambahkan, mogok kerja adalah hak serikat pekerja, namun masalahnya terjadi pemaksaan agar buruh yang lain juga turut serta dalam mogok kerja tersebut. "Para buruh yang mogok masuk ke pabrik dan melakukan penyisiran terhadap buruh yang bekerja," ujarnya.

Para buruh melakukan aksi mogok nasional di sejumlah daerah pada Kamis (31/10) dan Jumat (1/11). Aksi tersebut membuat sejumlah kawasan industri lumpuh dan pabrik-pabrik tidak beroperasional.
Sumber:
ANALISIS
Menurut saya, tidak bisa disalahkan sebelah pihak juga atas apa yang dilakukan oleh buruh . karna memang itu cara mereka mengapresiasikan apa yang menjadi keinginan mereka . Tetapi salahnya mungkin karna mereka memberhentikan semua perusahaan yang masih beroperasi atau melakukan sweeping.
            Jadi sebaiknya perusahaan mencari cara terbaik untuk menyelesaikan masalah ini agar tidak ada investor yg hengkang dari perusahaan untuk menjadi investor.